PASANG IKLAN DISINI
Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan

Pasukan Kongo Lakukan Perkosaan

Written By tiko on Selasa, 12 Juli 2011 | 02.40

Inbox News -  Utusan PBB itu bernama Margot Wallstrom. Temuan paling gres adalah dugaan kalau pasukan pemerintah Republik Demokratik Kongo (RDK) melakukan perkosaan dan pembunuhan. “Informasinya saya peroleh dari pasukan penjaga perdamaian PBB,” katanya.
Wallstrom mengemukakan hal itu dalam penjelasan kepada Dewan Keamanan PBB mengenai kunjungannya ke provinsi  Kivu Utara, Kongo.
Dugaan serangan kekerasan itu terjadi di tempat yang sama ketika para pemberontak melakukan pemerkosaan besar-besaran beberapa pekan lalu.
Sekitar 300 penduduk sipil dan 50 lebih anak-anak di kawasan Walikale diperkosa oleh pasukan pemberontak. Ironisnya, banyak korban diperkosa di hadapan keluarga sendiri maupun tetangganya.
Kemungkinan bahwa masyarakat yang sama yang mendapat perlakuan brutal pada Juli dan Agustus kini juga menderita hal yang sama di tangan pasukan FARDC tidak bisa dibayangkan dan tidak bisa diterima, sebagaimana warta AP dan AFP, Jumat (15/10/2010).
Menurut Wallstrom, setelah serangan pemerkosaan massal itu pasukan pemerintah, FARDC, dikerahkan ke wilayah itu untuk menguasai kendali dan mengimplementasikan moratorium pertambangan di wilayah yang kaya sumber tambang.
Langsung
Dalam kunjungannya pekan lalu, Wallstrom mendengar langsung dari warga setempat dan juga dari pasukan penjaga perdamaian PBB, tentang pemerkosaan dan penjarahan yang dilakukan tentara pemerintah Kongo.
Wallstrom mendesak agar pemerintah Kongo melakukan penyelidikan atas dugaan tersebut.
Setelah aksi pemerkosaan massal sepanjang Juli dan Agustus itu terdengar, pasukan PBB yang bermarkas sekitar 32 km dari tempat kejadian dikritik karena tidak bereaksi dengan cepat.
Wallstrom menuding Pasukan Demokratik Pembebasan Rwanda (FDLR), dan milisi Mai-Mai yang melakukan kekerasan tersebut.
Serangan tersebut mengangkat perhatian internasional atas masalah kekerasan seksual yang endemik di Kongo serta kegagalan PBB dalam menanganinya.

SUmber : Kompas
02.40 | 0 komentar | Read More

248 Perempuan Diperkosa dalam Dua Malam


Inbox News - Sebanyak 248 perempuan mengaku telah diperkosa para tentara di Provinsi Sud-Kivu di Republik Demokratik Kongo di wilayah yang disebut PBB sebagai "ibu kota pemerkosaan" dunia, demikian menurut laporan media lokal, Senin.
Seorang dokter sebuah rumah sakit di Nakiele mengatakan kepada AFP bahwa 121 perempuan setempat melaporkan telah menjadi korban perkosaan pada malam tanggal 11 menuju 12 Juni. Sementara itu, seorang perawat mengatakan, pada malam sebelumnya, 55 perempuan dilaporkan telah diperkosa di dekat kota Abala. Seorang pekerja kesehatan lainnya mengatakan, sebanyak 72  perempuan di Desa Kanguli melalaporkan, mereka juga diperkosa pada malam itu.
Kepala Desa Nakiele, Losema Etamo Ngoma, mengatakan kepada AFP, pemerkosaan dan penjarahan dilakukan oleh setidaknya 150 pria bersenjata di bawah komando kolonel militer nasional Nyiragire Kulimushi, yang juga dikenal sebagai "Kifaru". Menurut dia, para tentara itu tiba secara berkelompok sejak pukul 11.00 waktu setempat pada 11 Juni, dan diperintahkan oleh Kulimushi untuk mencarikan sesuatu untuk dimakan.
"Pada sekitar pukul 20.00 saya mendengar tangisan perempuan di mana-mana. Saya minta untuk menemui kolonel, tetapi seorang petugas mengatakan bahwa saya tidak bisa menemuinya, maka saya kembali ke rumah," katanya. "Mereka meninggalkan desa pada pagi hari sekitar pukul 05.00. Saya pergi ke rumah-rumah sekitar dan saya menemukan para perempuan sedang menangis," katanya.
"Para tentara itu telah memerkosa kami," kata kepala desa itu menirukan pengakuan para perempuan itu kepadanya. Seorang ibu berusia 28 tahun yang punya dua anak menceritakan kepada AFPbagaimana dua tentara memaksa dia untuk membuka pintunya sebelum mengancam akan membunuhnya, lalu memerkosanya. "Setelah mereka pergi, saya mulai merasa sakit," kata ibu itu.
Kulimushi adalah mantan anggota milisi suku Mai Mai yang menyatu dengan tentara nasional tahun 2009 setelah perjanjian damai dengan Kinshasa.
Setelah aksi brutal itu, juru bicara pemerintah, Lambert Mende, mengatakan, pasukan pemerintah kini aktif mencari Kulimushi dan bahwa pengadilan khusus akan dibentuk untuk memeriksa kasus itu.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kelompok-kelompok hak asasi manusia, dan pemerintah-pemerintah asing telah lama mengeluh tentang impunitas yang terjadi bagi kejahatan keji yang dilakukan tentara di Kongo. Margot Wallstrom, perwakilan khusus PBB untuk memberantas kekerasan seksual di wilayak konflik, beberapa waktu lalu, menyebut, negara Republik Demokratik Kongo sebagai "ibu kota pemerkosaan" di dunia.


02.38 | 0 komentar | Read More

"Otak" Pabrik Sabu Napi Nusakambangan


"Otak" di balik jaringan pabrik sabu di Kawasan Wisata Puncak, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, ternyata narapidana di LP Nusakambangan di Cilacap, Jawa Tengah.
"Dari keterangan tersangka, otak atau pemodalnya berinisial MC yang berada di LP Nusakambangan. Kami akan berkoordinasi dengan pihak LP Nusakambangan," tutur Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Nugroho Aji, di sela-sela pemeriksaan lokasi oleh Tim Labfor, Senin (11/7/2011).
Pada hari Minggu lalu, tim Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Polresta Tangerang menggerebek rumah tersebut. Empat tersangka diamankan dalam kasus tersebut.
02.35 | 0 komentar | Read More

Mahasiswa UI Tewas di Kali Ciliwung

Written By tiko on Senin, 30 Mei 2011 | 02.00

Inbox News - M Ridwan, 18 tahun, mahasiswa jurusan Teknik Arsitektur ditemukan dalam keadaan meninggal di Kali Ciliwung, kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin 4 Oktober 2010 sore.

Menurut Kapolsek Jagakarsa, Komisaris Polisi Horas Sianturi, mayat korban pertama kali ditemukan warga yang tinggal sekitar bantaran kali.

Setelah dilakukan identifikasi, petugas menemukan KTP korban atas nama M Ridwan, yang tinggal di Samarinda, Kalimantan Timur, kartu mahasiswa Universitas Indonesia, ATM dan SIM.

Polisi juga telah memastikan identitas korban ke Kampus UI dan membenarkan kalau Ridwan sudah tiga hari tidak masuk kuliah.

Hingga kini polisi masih menyelidiki penyebab kematian Ridwan, sejumlah rekan korban juga telah dimintai keterangan mengenai peristiwa ini. "Masih diselidiki dan meminta keterangan beberapa saksi yang melihat kejadian tersebut," ujar Sianturi.

Kini jasad Ridwan sudah berada di RS Fatmawati, dan keluarganya juga sudah berada di sana. Pada sore tadi, sejumlah mahasiswa UI dan pihak kampus UI sudah melihat dan memastikan kalau mayat tersebut adalah Ridwan.
02.00 | 0 komentar | Read More

Mayat Wangi di Kompleks DPR

Inbox News - Mayat yang ditemukan di samping Kompleks Perumahan DPR RI, Kalibata, Jakarta Selatan berjenis kelamin laki-laki. Mayat diperkirakan berumur 30 tahun. "Kondsinya meringkuk dalam tas pakaian kotor dengan jeratan di leher," kata petugas Koordinator Ring Rawajati Polsek Pancoran Sunaryo di lokasi penemuan mayat, Senin 30 Mei 2011. Saat ditemukan, mayat mengenakan kaos putih coklat dan celana boxer hijau.
Petugas Polsek Pancoran Briptu Gunadi mengatakan saat ini polisi sedang mengembangkan kasus tersebut. "Mayat sudah dibawa ke RSCM untuk divisum," kata Gunadi. Polisi menduga mayat sudah berumur lebih dari satu hari. "Tapi mayat masih wangi," terangnya. Diduga si pembunuh menyiram mayat dengan minyak wangi, guna menghindari bau busuk, agar tidak dicurigai.
Sementara itu, Sugeng, tukang sapu yang nemukan mayat pertama kali menuturkan,  awalnya dia tidak  curiga dengan tas yang diletakkan di atas got samping tembok Perumahan DPR sekitar pukul 06.00 WIB. Sugeng masih tetap menyapu.  "Tidak berapa lama, saya balik lagi karena penasaran," kata Sugeng.  Sugeng pun berusaha menyobek kantung itu dengan cutter. Saat itu juga Sugeng langsung menelepon  Polsek Pancoran. "Ternyata isinya mayat dimasukin tas, saya lihat telapak kaki awalnya," terang dia.
01.59 | 0 komentar | Read More
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...